Jurnalis Berinisial SM Alias Samiun Jadi Korban Panah Wayer di Girian, Pemkot dan APH Didesak Bertindak Tegas

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG,,Buletin Nasional News,,29 Mei 2026– Aksi kriminalitas jalanan menggunakan senjata tajam kembali memakan korban di Kota Bitung. Kali ini, seorang jurnalis berinisial SM alias Samiun menjadi korban keganasan panah wayer pada Jumat dini hari, 29 Mei 2026, sekitar pukul 01.21 WITA.

​Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Girian Weru Dua, Kecamatan Girian, tepatnya di sebuah lokasi pembuatan batako. Insiden ini memicu gelombang desakan kuat dari masyarakat agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil langkah konkret demi memulihkan keamanan kota.

​Kronologi Kejadian:

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula saat korban, SM (Samiun), sedang berkunjung dan duduk bersantai di rumah salah satu rekannya yang berada di area tempat pembuatan batako tersebut.

​Secara mengejutkan, situasi tenang berubah mencekam ketika serangan panah wayer tiba-tiba dilepaskan oleh oknum tidak dikenal dan mengenai korban.

Akibat hantaman senjata tajam tersebut, jurnalis ini harus mendapatkan penanganan medis secara intensif. Motif di balik penyerangan ini masih diselidiki mendalam oleh pihak kepolisian.

​Desakan Warga: Tambah Personil Keamanan dan Batasi Lem Eha-Bond

​Peristiwa yang menimpa seorang pers ini langsung memantik reaksi keras. Kota Bitung dinilai sedang tidak baik-baik saja akibat maraknya kenakalan remaja dan premanisme yang menggunakan senjata tajam mematikan seperti panah wayer.

​Masyarakat dan komunitas pers mendesak dua poin utama kepada pihak berwenang:

​Penebalan Personil APH di Segala Penjuru:
Masyarakat meminta dengan tegas kepada APH (Kepolisian dan TNI) untuk menambah personil keamanan di lapangan.

Kehadiran aparat secara masif dan tersebar di seluruh penjuru kota, khususnya di titik-titik rawan pada jam-jam kecil, dinilai sangat krusial untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang mulai hilang di tengah masyarakat.

​Regulasi Ketat Penjualan Lem Eha-Bond: Pemerintah Kota Bitung juga diminta jeli melihat akar masalah kenakalan remaja yang kerap berujung pada aksi nekat di jalanan. Salah satu pemicu yang sering ditemukan adalah penyalahgunaan zat adiktif dari lem.

Pemkot didesak segera memikirkan formula regulasi agar lem Eha-Bond tidak lagi dijual secara bebas di toko-toko tanpa pengawasan ketat, terutama kepada pembeli di bawah umur.

​”Kami minta Pemkot Bitung dan aparat tidak tinggal diam. Hari ini seorang jurnalis yang jadi korban saat sedang duduk tenang di rumah temannya, besok-besok bisa masyarakat umum lainnya. Patroli harus disebar ke segala penjuru, dan peredaran lem yang merusak mental anak-anak muda itu harus dibatasi!” tegas salah seorang warga dengan nada geram.

​Kasus penyerangan terhadap jurnalis SM alias Samiun ini kini menjadi sorotan publik. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangkap para pelaku penyerangan dan memberikan tindakan tegas terukur demi mengembalikan marwah Kota Bitung yang aman dan kondusif. (Redaksi)

Berita Terkait

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan
Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T
Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai
Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​
Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​
“Sehat Desanya, Bahagia Warganya: Hamida Mudjimu Jadikan Kesehatan Dan Pendidikan Fondasi Utama Membangun Tateli Dua”
Dugaan Manipulasi Proyek di SMKN 6 Bitung: Praktik “Panitia Siluman” dan Potensi Kerugian Negara Mencapai Miliar Memicu Desakan Audit Investigasi
Gempa M 7.7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Status SIAGA!
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:48 WIB

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:03 WIB

Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:45 WIB

Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:04 WIB

Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:12 WIB

Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​

Berita Terbaru