Aset Sekolah Menghitam Akibat Pembakaran Sampah, Penggunaan Dana BOS SDN Kalasey Dipertanyakan

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KALASEY,,Buletin Nasional News,,7 Juni 2026 Kondisi lingkungan SDN Kalasey yang memprihatinkan akibat aktivitas pembakaran sampah di area sekolah kini memicu tanda tanya besar terkait akuntabilitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kerusakan fisik pada bangunan sekolah diduga menjadi indikator lemahnya pemeliharaan aset yang seharusnya dibiayai melalui dana tersebut.

​Investigasi lapangan yang dilakukan awak media pada Rabu (3/6/2026) mendapati dinding beton dan plafon bangunan sekolah yang menghitam pekat akibat jelaga.

Kondisi ini diduga kuat terjadi akibat paparan panas dan asap pembakaran sampah yang dilakukan secara rutin di lokasi yang sangat berdekatan dengan gedung sekolah.

​Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Kalasey, Elvi Rori, saat dikonfirmasi pada Sabtu (6/6/2026), mengakui bahwa aktivitas tersebut dilakukan di area sekolah dengan alasan sedang mencari tempat pembuangan sampah yang lebih aman dan juga pembakaran dilakukan ketika Anak Sekolah sudah pulang,juga di awasi ketika melakukan pembakaran.

​Namun, jawaban tersebut justru menuai kritik tajam. Dengan masa jabatan yang sudah memasuki dua tahun, publik menilai alasan tersebut tidak relevan.

Pasalnya, dalam Petunjuk Teknis (Juknis) pengelolaan Dana BOS, terdapat alokasi anggaran yang secara spesifik diperuntukkan bagi pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

​”Jika sekolah terus membiarkan asetnya rusak akibat tindakan yang sebenarnya bisa dihindari, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan ke mana larinya alokasi dana pemeliharaan sekolah selama ini,” ujar salah satu pengamat pendidikan yang menyoroti kasus tersebut.

​Menurut regulasi, dana pemeliharaan sarana dan prasarana dalam komponen Dana BOS semestinya digunakan untuk menjaga kondisi bangunan agar tetap layak, aman, dan sehat bagi siswa.

Kondisi plafon dan dinding yang menghitam merupakan bukti nyata bahwa dana tersebut tidak terserap secara optimal untuk fungsi pemeliharaan yang mendasar.

​Alih-alih mengalokasikan anggaran untuk menjalin kerja sama dengan pihak pengangkut sampah atau membangun tempat pembuangan yang representatif, pihak sekolah justru terkesan mengabaikan standar K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Hal ini tidak hanya menurunkan estetika dan usia pakai gedung, tetapi juga berisiko tinggi memicu kebakaran.

​Publik dan pihak terkait mendesak agar Dinas Pendidikan segera melakukan audit atau evaluasi terhadap manajemen SDN Kalasey.

Transparansi penggunaan Dana BOS selama dua tahun terakhir menjadi tuntutan utama untuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan sekolah.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN Kalasey diharapkan segera memberikan penjelasan terbuka mengenai penggunaan anggaran pemeliharaan serta langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan fasilitas yang telah terjadi akibat kelalaian tersebut. (Red)

Berita Terkait

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan
Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T
Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai
Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​
Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​
“Sehat Desanya, Bahagia Warganya: Hamida Mudjimu Jadikan Kesehatan Dan Pendidikan Fondasi Utama Membangun Tateli Dua”
Dugaan Manipulasi Proyek di SMKN 6 Bitung: Praktik “Panitia Siluman” dan Potensi Kerugian Negara Mencapai Miliar Memicu Desakan Audit Investigasi
Gempa M 7.7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Status SIAGA!
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:48 WIB

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:03 WIB

Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:45 WIB

Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:04 WIB

Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:12 WIB

Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​

Berita Terbaru