BITUNG,,Buletin Nasional News,,7 Juli 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah menuai sorotan tajam di SDN 02 Negeri Bitung.
Sejumlah orang tua murid bersama tenaga pendidik melaporkan temuan terkait kualitas dan porsi makanan yang dinilai tidak sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.
Keluhan ini mencuat setelah para orang tua membandingkan menu yang diterima murid di sekolah tersebut dengan standar sajian di sekolah lain yang telah menjalankan program serupa dengan porsi serta nutrisi yang lebih layak.
”Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Program yang seharusnya menjamin asupan gizi seimbang bagi anak-anak, justru realitanya di lapangan jauh dari ekspektasi. Porsi dan kualitas bahan makanan yang diterima murid seringkali tidak memenuhi standar yang semestinya,” ujar salah satu perwakilan orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.
Perlu diketahui, program MBG diselenggarakan di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum di berbagai daerah.
Aturannya jelas: makanan yang didistribusikan wajib disesuaikan dengan standar gizi seimbang menggunakan bahan pangan lokal yang berkualitas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah awak media dan perwakilan LSM turun langsung ke lapangan untuk melakukan konfirmasi.
Berdasarkan pantauan dan data yang dihimpun di lokasi, ditemukan fakta bahwa distribusi makanan memang tidak sesuai dengan ekspektasi standar gizi yang diharapkan.
Namun, upaya konfirmasi kepada pihak pengelola program justru menemui jalan buntu. Kepala SPPG yang bertanggung jawab atas layanan di wilayah tersebut dinilai tidak kooperatif.
Meski telah dilakukan upaya komunikasi baik secara langsung maupun melalui pesan singkat (WhatsApp) untuk membahas keluhan ini, pihak SPPG cenderung menghindar dan memberikan berbagai alasan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola SPPG terkait disparitas kualitas menu MBG di SDN 02 Negeri Bitung.
Para orang tua murid berharap pihak berwenang, khususnya Badan Gizi Nasional, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja SPPG di wilayah Bitung.
Mereka menegaskan bahwa kesehatan anak-anak tidak boleh dikompromikan oleh manajemen dapur umum yang tidak transparan dan mengabaikan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
(Red)






