Indang Maryati, Sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak yang Tolak Final Ulang LCC MPR Itu Ternyata Aktif di Forum Anak

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indang Maryati, Sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak yang Tolak Final Ulang LCC MPR Itu Ternyata Aktif di Forum Anak

 

 

Pontianak,,Buletin nasional news,, – 15 Mei 2026

Perhatian sebagian publik di media sosial kini tengah tertuju pada sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati usai viral aksi kritis yang disampaikan siswanya, Josepha Alexandra dalam ajang final LCC MPR di Kalimantan Barat.

Ajang lomba cerdas cermat itu, sebelumnya menuai kontroversi ketika tim dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban mengenai proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), namun dinyatakan keliru oleh juri.

Hal yang menjadi sorotan, jawaban serupa yang disampaikan peserta dari SMAN 1 Sambas justru dianggap benar oleh dewan juri.

Dalam kompetisi tersebut, Josepha Alexandra alias Ocha dan teman-temannya, sempat menyampaikan protes di arena lomba, tapi keberatan tersebut tidak diterima dengan alasan keputusan juri bersifat final.

Atas kontroversi itu, kini beredar isu adanya permintaan untuk diadakan final ulang atas kontroversi tersebut.

Meski demikian, Indang Maryati selaku kepala sekolah SMAN 1 Pontianak justru memutuskan agar sekolahnya tidak ikut apabila diadakan final ulang LCC MPR tersebut.

Tegas Menolak Final Ulang LCC MPR

Lewat pernyataan resmi SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati menegaskan sekolahnya tetap memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas untuk tampil di tingkat nasional.

Indang menyebut, sikap tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hasil kompetisi.

“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI,” kata Indang Maryati dalam pernyataannya, pada Kamis, 14 Mei 2026.

Indang menambahkan, pihak sekolah hanya menginginkan adanya kejelasan terkait penilaian yang dipersoalkan saat lomba berlangsung.

“Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” tambahnya.

Setelah pernyataannya viral di media sosial, sebagian kalangan ramai mencari tahu sosok Indang Maryati yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak.

Tesis Berjudul ‘Perilaku Sosial Anak’

Berdasarkan penelusuran, Indang Maryati mulai memimpin SMAN 1 Pontianak sejak Juni 2023.

Indang diketahui menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Sosial di Universitas Tanjungpura pada tahun 2013 lalu.

Dalam studi pascasarjana, Indang menulis tesis berjudul “Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak Remaja di Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya”.

Aktif di Forum Anak-Pendidikan

Tak hanya aktif di lingkungan pendidikan sebagai kepala sekolah, Indang Maryati juga beberapa kali terlibat sebagai narasumber dalam forum yang membahas isu anak dan pendidikan.

Salah satunya, ia pernah mengikuti kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak dalam Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) yang berlangsung pada September 2025.

Saat itu, acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan berbeda, Indang juga pernah hadir sebagai pembicara dalam kegiatan yang diadakan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Barat pada Juli 2024.

Indang Maryati menyoroti peran generasi Z dalam menjaga toleransi antarumat beragama di era perkembangan digital, dan menilai pendidikan multikultural penting dikenalkan sejak dini.

“Sekolah-sekolah dan universitas harus mengintegrasikan kurikulum yang mempromosikan toleransi dan dialog antaragama,” tegas Indang dalam forum tersebut.

(Redaksi)

Berita Terkait

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan
Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T
Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai
Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​
Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​
“Sehat Desanya, Bahagia Warganya: Hamida Mudjimu Jadikan Kesehatan Dan Pendidikan Fondasi Utama Membangun Tateli Dua”
Dugaan Manipulasi Proyek di SMKN 6 Bitung: Praktik “Panitia Siluman” dan Potensi Kerugian Negara Mencapai Miliar Memicu Desakan Audit Investigasi
Tegaskan Transparansi, Polri Pastikan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Lewat Jalur Reguler Nasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:48 WIB

Haji Udin ​Dukung Iklim Usaha Sehat, PT Indo Hong Hai Komitmen pada K3 dan Pengelolaan Lingkungan

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:03 WIB

Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Kodam XIII/Merdeka Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:45 WIB

Konferkot PWI Kota Kotamobagu 2026: Dua Kandidat Resmi Mendaftar, Tahapan Seleksi Dimulai

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:04 WIB

Pesta Demokrasi Desa di Minahasa Berjalan Aman dan Kondusif: 129 Desa Sukses Gelar Pilhut Serentak 2026 ​

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:12 WIB

Respon Cepat Polresta Manado: Kurang dari 24 Jam, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Berhasil Diringkus ​

Berita Terbaru